Senin, 01 Mei 2017

Proses Kreasi

sumber Pinterest

Mungkin aku bisa mengawalinya dengan satu verba: melihat. Rasa-rasanya itulah aktivitas pertama untuk mencipta atau mencipta ulang. Melihat sesuatu yang tidak pada tempatnya lalu membuatnya menjadi semestinya. Melihat sesuatu yang kurang lalu ditambah, diadakan. Atau kebanyakan melihat sesuatu yang indah lalu merasa ingin juga menjadi indah seperti itu. Akan tetapi ia menyadari bahwa itu harus disisipi orisinalitas, sebuah identitas yang khas.

Berlanjut ke step berikutnya: meniru. Proses imitating seperti berpegang pada prinsip tertentu, lalu mengubah hal itu menjadi lebih benar, menurut versinya. Atau mengubah hal itu menjadi lebih indah, menurut versinya. Dan kebanyakan langsung menerapkan hal itu karena sudah begitu pas dan indah. Tinggal satu ciri keunikan apakah yang ingin dipadupadankan, bagi yang belum mau berhenti pada level: meniru apa adanya.
 
Entahlah apa saja cakupan proses peniruan ini. Mungkin jika mau dijabarkan bisa terbelah menjadi dua. Meniru dalam konsep, lalu meniru dalam eksekusinya. Ketika sesuatu yang dilihat dan ingin ditiru itu, telah ditimbang-timbang, telah disisipi orisinalitas, konsep pun matang. Kemudian penerapannya untuk menjadi kenyataan memakan beberapa waktu yang ia punya, serta menelan beberapa kegiatan lainnya yang tak jarang bagian dari prioritas. Namun, mencipta atau mencipta ulang seperti begitu berbinar dan mencolok sehingga itulah yang ia lakukan. Kemauannya kuat untuk menjadi bagian atau ikut ambil bagian dari hasil ciptaan atau malah sebenarnya korban dari rasa ingin tahu yang meluap.


Aku bercerita panjang lebar karena sedang berada dalam proses tersebut. Motifku ingin menjadi bagian dari hasil ciptaan itu yang bercampur dengan rasa penasaran. Namun aku memilih mencipta ulang. Agaknya tidak ingin sama persis dengan yang sudah ada. Aku menjelajah ke banyak referensi. Unsur kekhasannya sudah kupertimbangkan. Ketika sudah matang konsep menirunya, aku tahu ini tinggal lagi eksekusi. Dan kali ini aku ingin terwujud sesuatu yang kuharapkan. Segera di instagram Bukulova, ada satu perubahan yang mau kujadikan kenyataan. Semoga menjadi indah, menurut versiku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar