Rabu, 08 Juli 2015

Men-Jeng-Kel-Kan

gambar diambil dari sini
 
Coba sebutkan satu hal yang tidak kau suka, yang dirimu tidak sukai!
Terserah apakah itu sesuatu, seseorang, seekor atau se- dan se- yang lainnya.
Dan jika ada yang bertanya kepadaku…
Bagiku satu hal itu… atau salah satu hal itu adalah: Asap.

Aku tidak suka dengan asap terutama asap bakaran. Mau bakaran kertas, rokok, dupa, kayu, yeah terlebih kayu. Dan yeah aku punya alasan mengapa tdak menyukainya.

Asap bakaran itu menyebabkan bau. Bau yang melekat terutama ke pakaian dan ke rambutmu. Dan aku bukan tipe yang menyukai bau asap bakaran. Bau itu dalam jumlah besar apalagi intens, mampu menyiksaku. Membuatku kesal dan hilang control karena secara tidak langsung mencekikku dengan keroyokan. Asap bakaran itu menelan oksigen yang seharusnya kuhirup demi kelangsungan hidupku. Lagian, bagaimana otakku bisa berpikir sehat tanpa asupan oksigen yang memadai. Ahh, benar-benar menyebalkan.

Ada pepatah, tidak ada asap kalau tidak ada api. Tapi aku tidak membenci apinya. Tetap aku membenci asapnya. Karena api hanyalah alat yang kugunakan dengan tepat untuk membantuku dalam memasak makanan yang kumakan lalu membuatku kenyang. Tapi asap bakaran itu membuat bajuku bau. Orang yang memberi api dengan tidak tepat, yang lalu berubah menjadi asap bakaran itu: (termasuk) menjengkelkan.

Oke, mungkin terlalu terburu-buru untuk menyalahkan “orang”. Mungkin seharusnya orang itu tahu kalau membakar di tempat yang tidak tepat hanya menimbulkan kesusahan bagi orang lainnya. Orang itu telah membatasi oksigen dan kenyamanan yang seharusnya orang lainnya berhak dapatkan. Yeah, dan mungkin seharusnya ada orang lain lagi yang harus mengingatkan orang tersebut dengan bakarannya yang sangat mengganggu.

Iya, mengingatkan… dengan lembut dan sebaik-baiknya. Lalu menawarkan solusi atau mencari solusi bersama.

Ahh, namun asap benar-benar menyebalkan dan menggangguku. Aku tidak suka. Sangat tidak suka. :(:(

Tidak ada komentar:

Posting Komentar