Rabu, 25 November 2015

Bulan Masa Kini

Kepalaku menengadah dan melihat bulan seperti hampir purnama. Cahayanya sampai kepadaku namun redup dan wajahnya pun terlihat buras. Awan telah membedaki wajahnya dengan tidak rapi. Dingin udara malam sehabis hujan sore tadi turut membuat suasana muram.

Gambar diambil dari sini

Apa yang kau lakukan saat purnama atau saat hampir purnama? Atau hanya saat kau melihat bulan, sengaja maupun tidak sengaja? Apa kau akan tertegun sebentar lalu berlalu, atau langsung berlalu setelah sekilas bertatap muka?

Ah, ada banyak yang bisa dilihat saat ini di dunia. Beberapa gedung bahkan seperti mulai menyaingi tingginya bulan. Dan aku di sini masih berpikir, betapa ramainya imajinnasi pada waktu dulu. Deretan aliran cerita ajaib yang berasal hanya dari melihat bola langit itu di malam hari, yang kuyakin udaranya lebih dingin dari saat ini. 

Rabu, 02 September 2015

Catatan Pendek

KKN (Kuliah Kerja Nyata) adalah salah satu momen yang masih tinggal di memori otakku. Aku KKN di tahun 2011 dan saat itu aku semester 8. Ada banyak posko yang tersebar di beberapa kabupaten di provinsi Jambi. Kala itu aku dapat di daerah Bangun Seranten (SPB), Tebo. Aku lupa posko ke berapa. Ada 15 orang lainnya yang satu posko denganku.
 
Aku dan teman-teman yang lain KKN selama dua bulan. Ada banyak kegiatan yang sempat kami lakukan di desa tersebut. Haha, awalnya aku ingin menuliskan kegiatan dan kesan-kesanku selama di sana per harinya. Yea, semacam jurnal gitu. Tapi akhirnya aku hanya menuliskan cerita selama dua hari saja. Aku sempat, sih, menulis beberapa kisah yang menarik, tapi sayang, file-nya hilang karena flashdisk-ku terkena virus. Iya, sayang banget. 


Cerita si Gelang


Ada sebuah gelang yang merupakan satu dari sepasang gelang yang dibeli di suatu tempat yang jauh. Tempat yang mungkin hanya sekali itulah dikunjungi oleh si pembelinya. Dia membeli gelang itu di sebuah pasar di tempat itu sehari sebelum dia pulang ke rumahnya.

Dia membeli gelang itu bersama seorang temannya. Mereka kala itu bersahabat dekat. Sebenarnya, temannya itu duluan yang melihat dan mencoba gelang tersebut. Namun ketika dia melihat gelang itu, dia malah tertarik dan temannya merelakan gelangnya dibeli olehnya. Harganya murah, hanya lima ribu rupiah saja untuk satu gelang.

Rabu, 08 Juli 2015

Men-Jeng-Kel-Kan

gambar diambil dari sini
 
Coba sebutkan satu hal yang tidak kau suka, yang dirimu tidak sukai!
Terserah apakah itu sesuatu, seseorang, seekor atau se- dan se- yang lainnya.
Dan jika ada yang bertanya kepadaku…
Bagiku satu hal itu… atau salah satu hal itu adalah: Asap.

Aku tidak suka dengan asap terutama asap bakaran. Mau bakaran kertas, rokok, dupa, kayu, yeah terlebih kayu. Dan yeah aku punya alasan mengapa tdak menyukainya.

Asap bakaran itu menyebabkan bau. Bau yang melekat terutama ke pakaian dan ke rambutmu. Dan aku bukan tipe yang menyukai bau asap bakaran. Bau itu dalam jumlah besar apalagi intens, mampu menyiksaku. Membuatku kesal dan hilang control karena secara tidak langsung mencekikku dengan keroyokan. Asap bakaran itu menelan oksigen yang seharusnya kuhirup demi kelangsungan hidupku. Lagian, bagaimana otakku bisa berpikir sehat tanpa asupan oksigen yang memadai. Ahh, benar-benar menyebalkan.

Rabu, 01 Juli 2015

Alter Ego

Agak menarik bagiku ketika mendengar kata tersebut: Alter Ego. Menarik karena mempunyai nilai kemisteriusan yang cukup mengundang perhatian(ku). Adapun dari segi bahasa, alter ego itu berasal dari bahasa latin yang berarti “aku yang lain”.

gambar diambil dari sini
 
Aku mungkin tidak tahu benar apa yang dimaksud alter ego. Hanya saja ketika muncul satu kepribadian dari diri seseorang yang cukup berbeda dengan kepribadian dia yang biasa kita ketahui dan kepribadian tersebut cukup nyentrik alias boleh jadi berbeda 180 derajat, aku menyebutnya sebagai alter ego. Nah, mungkin pembeda antara alter ego dengan bipolar terletak pada sadar atau tidaknya orang tersebut mengekspresikannya. Biasanya alter ego masih terkait dengan kesadaran. Yea, ini menurut aku, sih.

Jumat, 26 Juni 2015

Entah Apa Maunya

Haha, aku kembali lagi. Aku mau meralat sedikit postingan-ku sebelumnya. Itu lho, yang dibagian "rahasia". Haha, setelah kuingat-ingat, mungkin aku bisa menghapus contact dan keterangan tentang diriku di sini. Tapi akun blog ini tetap terkait dengan Google Plus-ku. *facepalm*

Baiklah. Aku tidak akan main hide and seek. Percuma soalnya. Dan yeah, aku berubah pikiran soal itu. Namun aku akan berpikir lagi untuk memposting tentang ini di Instagram. Baiknya aku posting atau gak, ya? Haha, ampun, dah. Ocehanku tambah gaje.

Leave it for a while.

Well, I'm going to post something this night. It began on one fine day, my thought come to these words. Maybe you could say this as a self-defense. I don't know if it can inspire you, guys. But I hope the best. 

Okay, no more chit-chat. Let's check this out. Thank you. :) ---------------------------------------------------------------------------------
-------------------------------------------------------------------------

Hai, apa kabar? Ini cerita yang panjang

Haii..yeah aku kembali lagi ke sini, menulis di sini. Hampir 10 bulan aku mengabaikan blog ini. Aku terlalu sibuk, yeah, katakanlah sibuk ini dan itu. Dan aku lupa untuk mengamati dan mengenal diriku sendiri. Aku sibuk tak menentu, tak karuan, tak jelas. Oh oke, mungkin aku sebenarnya bingung. Usia 20an boleh jadi menyenangkan tapi juga membingungkan. Yeah, life, my friend!

gambar diambil dari sini

Kalian tahu, kapan aku menuliskan tulisan ini? Oh my God, guys, saat ini pukul 7 pagi. Garis sinar matahari sedikit memantul dari jendela kamarku. Dan dua berkas sinar yang agak lebar itu mengintipku dan berkedip sembari melihatku dari dinding kamar. Ahh, pagi, my friend! Sudah lama sekali aku tidak merasakan pagi. Aku jarang bisa tetap terjaga saat pagi seperti ini. Yeah, terjaga dan mencoba menyelami diri sendiri. Mereguk pagi ini sampai puas.